Keturunan Nuh yang Menonjol - Kejadian 10
![]() |
| Kejadian 10 |
Firman Allah itu
kekal, runut dan teratur. Pasalnya sejak penciptaan yakni tepatnya di Kejadian
5, Allah merunut keturunan dari Adam hingga ke Nuh. Total ada sepuluh generasi.
Kemudian setelah Air Bah, tepatnya di Kejadian 10, muncul lagi penguraian keturunan
dari Nuh dengan 3 cabang utama anaknya, Sem, Ham dan Yafet. Sehingga sangat
mudah mengingatnya 5 dan 10 dalam Kejadian merupakan kisah berkat keturunan
manusia. Menariknya juga total jumlah ayatnya juga sama yakni 32 ayat, baik di
Kejadian 5 maupun di Kejadian 10.
Penguraian
keturunan dimulai dari Yafet dari ayat 2 sampai ayat 5. Sangat singkat dan
hanya sampai kepada dua generasi dibawahnya, yakni Gomer dan 6 saudaranya yang
lain, kemudian generasi anak Gomer yakni Askenas. 5 Saudara Gomer tidak
disebutkan anak-anak dibawah mereka, sementara yang disebut ada anak-anaknya,
yakni Gomer dan Yawan.
Uniknya kisah yang
mendapat sorotan yang paling banyak dan menonjol adalah keturunan dari Ham.
Dari ayat 6 sampai 20 total ada 15 ayat menceritakan bagaimana anak-anak Ham.
Kemudian dilanjut sebanyak 12 ayat
menceritakan bagaimana berkat keturunan Sem.
Meskipun Ham
mendapatkan kutuk dari Papanya Nuh di pasal sembilan, tetapi justru di pasal 10
bagaimana keturunannya menjadi para pendiri bangsa-bangsa dan sangat menonjol
dari keturunan-keturunan yang lain. Khususnya nama Nimrod dari papanya yang
bernama Kush, dia tercatat sebagai orang yang pertama berkuasa di bumi (ay. 8).
Nimrod juga menjadi orang yang gagah perkasa bukan hanya dihadapan manusia
saja, juga di hadapan Allah.
Disamping statusnya
yang gagah perkasa, Nimrod juga menjadi pencetus berdirinya 3 kerajaan
sekaligus, yani Babel, Erekh dan Akad (Ay.10). Erekh dan Akad posisinya berada
di Irak sekarang. Nimrod juga membangun kota-kota besar, mulai dari Niniwe,
Rehoboth-Ir, Kalah dan Resen (Ay.11).
Selanjutnya
diuraikan berkat keturunan dari anak-anak Ham yang lain, yakni Misraim, Put dan
Kanaan. Khusus Put, alkitab kita tidak mencatat siapa berkat keturunan dari
dirinya. Yang sangat jelas ditulis adalah Misraim dimana munculnya Kota
Filistin-kota yang sangat kita kenal.
Kemudian Kanaan,
dengan anak sulungnya bernama Sidon dengan saudara-saudaranya yang lain, yakni
Het, Yebusi, Amori, dan anak-anak yang lain yang berjumlah 11 keturunan dari
Papanya.
Sementara Sem,
sampai 5 generasi dibawahnya diuraikan dalam perikop ini. Yakni yang sangat
terkenal adalah Arpakhsad, generasi pertama. Generasi selanjutnya ada Selah,
Eber, Yoktan dan generasi kelimanya ada Almodad dengan 12 saudaranya yang lain.
Belum dijelaskan sampai Abram, yang merupakan Garis keturunan dari Arpakhsad.
Apa pelajaran dari
perikop ini? Pertama Tuhan tidak pernah sembarang dengan firman-firman yang Ia
ucapkan. Sangat teratur dan sangat runut, sehingga kalau kita petakan, kita
dengan sangat jelas dapat tahu bagaimana nenek moyang kita zaman dulu dan
akhirnya kita pun bisa menyelidikinya kembali. Menjadi sebuah kebenaran yang
sangat berharga.
Kedua, pentingnya
kerja keras, ulet dan tangguh sehingga bisa menonjol dari sekian banyak
keturunan yang ada. Kalau tidak menonjol kemungkinan untuk diingat di zaman
selanjutnya akan sangat berkurang dan akhirnya terhilang begitu saja. Seperti
Nimrod yang tercatat sebagai orang yang gagah perkasa. Bukan hanya 1 kota tapi
tapi 4 kota, kemudian 3 kerajaan pula. Kerja kerasnya luar biasa.
Pertanyaanya
Sudahkah kita berupaya hidup teratur dan tertib? Kemudian dalam tanggungjawab
kita sudahkah kita kerja keras untuk
mewujudkannya bahkan hasilnya pun sampai extra mile ?
Lopait, 31 Januari
2026

Komentar
Posting Komentar