Jumat, 03 Juli 2026

Reuni Kembali Yakub dan Yusuf - Kejadian 46

 

Kejadian 46

Setelah semuanya siap untuk keberangkatan Yakub, dia terlebih dulu doa sama Tuhan di Bersyeba. Bersyeba adalah tempat pertemuan Allah dengan Hagar waktu hendak membuang Ismail, juga pertemuan Allah dengan Abraham (Kejadian 21:33), serta pertemuan Allah dengan Ishak (Kejadian 26:23-24). Artinya Bersyeba menjadi pusat pertemuan Allah dengan manusia, dan tempat sumpah yang terjadi antara Abraham maupun Ishak dengan Abimelekh.

Malamnya Tuhan berbicara kepada Yakub di Bersyeba, tentang rencana kepindahan ke Mesir untuk tidak ragu berangkat. Dan bagaimana Yakub akan kembali dikuburkan di Kanaan oleh Yusuf nantinya di ujung hidupnya.  

Setelah berdoa dan mendapatkan pesan yang jelas dari Tuhan, Yakub dan semua anak serta cucu-cucunya berangkat dari Bersyeba dengan menggunakan kereta menangkut semuanya. Termasuk binatang peliharaan mereka, serta semua harta benda yang Yakub miliki pergi ke Mesir. 

Total anak dan cucu yang berangkat dari Kanaan mencapai 66 jiwa sementara yang sudah ada di Mesir ada 4 jiwa yakni Yusuf, istri dan 2 anaknya. Sehingga semuanya ada 70 jiwa keturunan Yakub yang tinggal di Mesir. Jika dirinci dari istrinya Lea total ada 33 jiwa. Dari istrinya Rahel ada 14 jiwa. Dari istrinya Zilpa (budaknya Lea) ada 16 jiwa dan dari istrinya Bilha ((budaknya Lea) ada 7 jiwa.

Yusuf memilih tempat terbaik di Mesir untuk mereka bisa tinggal yakni di Gosyen. Sesampainya di Gosyen, Yakub meminta Yehuda untuk menjumpai Yusuf di Istana Firaun untuk datang ke Gosyen. Yusuf langsung berangkat kesana dan sangat bersukacita sekali saat bisa melihat ayahnya kembali dan saling bertangisan. Yakub-pun langsung berkata bahwa dia siap untuk mati setelah bisa melihat kembali Yusuf dan bahwa ia masih hidup. Dukacita Yakub beberapa waktu yang lalu berganti menjadi sukacita yang besar bagi dirinya.

Yusuf-pun mengatur strategi supaya bisa diterima dengan baik di Mesir maupun oleh Firaun sendiri yakni menyebut profesi mereka sebagai pemelihara ternak dari sejak kecil sampai sekarang. Bukan sebagai gembala kambing dan domba. Karena profesi itu dianggap sebagai suatu kekejian bagi orang Mesir saat itu.

Apa makna dari perikop ini bagi kita? Pertama sebelum mengambil keputusan baik itu untuk pindah atau keputusan apapun itu, baiknya kita minta dan cari Tuhan terlebih dahulu. Cari tempat atau spot tempat kita biasanya bertemu dengan Tuhan dan minta petunjuknya secara langsung. Seperti Yakub yang memilih Bersyeba untuk bisa bicara ketemu dengan Tuhan Allah semesta dan malamnya Firmannya datang kepadanya dan menyatakan keputusan Tuhan kepada Yakub.

Kedua, atur strategi yang baik untuk bisa diterima dengan baik, dimana kita akan tinggal di tempat tujuan yang akan kita tinggali. Sebab dengan penerimaan yang baik, maka konflik sekecil apapun akan bisa dihindari. Seperti mengubah status penamaan profesi Yakub dan anak-anaknya dari gembala kambing domba menjadi pemelihara ternak.

Sudahkah kita minta Tuhan campur tangan untuk tiap keputusan yang akan kita buat?

Lopait, 26 Maret 2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yakub Bertemu Firaun dan Ajalnya Kian Dekat serta Kebijakan Yusuf - Kejadian 47

  Kejadian 47 Ketika bertemu dengan Firaun, pernyataan Yusuf tentang pekerjaan apa yang mereka lakukan selama ini akhirnya ditanyakan Fira...