Jumat, 03 Juli 2026

Perkenalan Yusuf dan Bekalnya; Yakub yang Masih Dingin - Kejadian 45

 

Kejadian 45

Setelah segala pembelaan Yehuda, Yusuf akhirnya tak tahan lagi untuk meluapkan sukacita yang dirasakannya. Dia-pun memperkenalkan dirinya langsung kepada saudara-saudaranya. Tetapi ketakutan yang begitu rupa dirasakan kesepuluh saudaranya Yusuf tentang kejahatan mereka dimasa lalu kepada nya.

Yusuf berupaya untuk menenangkan hati saudara-saudaranya, untuk tidak takut dan tidak menyesali diri atas apa yang telah terjadi dimasa lalu. Sebab dengan cara seperti itulah justru cara Tuhan untuk Yusuf bisa mendahului mereka ke Mesir. Pernyataan mendahului ke Mesir sampai tiga kali Yusuf perkatakan di ayat 5, 7 dan 8. Perspektif Yusuf tentang kejahatan kakak-kakaknya itu membuat mereka bisa tenang. Dimana seharusnya pantas bagi Yusuf untuk membalas kejahatan itu, tapi itu bukan sikap yang diambilnya.

Yusuf pun memuaskan semua rasa rindunya kepada saudara-saudaranya dengan mencium dan memeluk mereka bergantian. Khususnya Benyamin adik satu-satunya dari Ibunya Rahel dipeluk begitu hangat sambil menangis. Lanjut mereka bicara-bicara tentang segala hal apa yang sudah ia alami, dan bagaimana kemuliaannya yang besar di Mesir sebagai orang nomor dua di sana.  

Segera meminta dengan cepat untuk membawa ayahnya dan seluruh cucu-cucunya yang ada  dan pindah ke Mesir. Bahkan Firaun-pun memerintahkan untuk menyiapkan kereta yang berisi bekal terbaik yang ada di Mesir. Mulai dari kepergian menjemput Papanya. Yakub dan semua istri dan cucu sampai kedatangan ke Mesir, semua disediakan baik makanan dan minuman yang terbaik. Juga disiapkan pakaian ganti atau kain pesalin sepotong untuk masing-masing. Sementara Benyamin menerima 5 potong pesalin ditambah uang 300 urang perak.

Sesampainya mereka di Kanaan, Yakub awalnya tawar hati saat kabar tentang Yusuf yang masih hidup, dan bagaimana kemasyhuran Yusuf yang begitu besar di Mesir. Tapi setelah mendengar tentang pernyataan Yusuf yang disampaikan oleh saudara-saudaranya itu. Kemudian melihat bagaimana bekal dan kereta penjemputan yang sudah disiapkan, akhirnya hati Yakub kembali merekah dan tidak dingin lagi. Kembali bersemangat dan sebelum ajalnya tiba, dia hanya ingin  bisa melihat bagaimana Yusuf sekarang ini.

Apa makna dari perikop ini bagi kita? Apapun yang terjadi tentu ada sesuatu dibalik itu semua dan ingat itu pasti seijinnya Allah. Meskipun kita belum mengerti saat ini, tapi nanti waktu yang akan menyingkapkan apa makna dibalik sesuatu yang baik atau yang buruk sekalipun. Tetap percaya bahwa itu adalah demi penggenapan rencana Allah dalam hidup kita. Kita tinggal ikut proses dan percaya akan rencananya yang jauh lebih besar dari apa yang kita pikirkan atau apa yang kita harapkan sekalipun.

Kedua, jangan sampai tawar hati, sehingga seakan sulit melepas masa lalu yang mungkin begitu pahit yang kita rasakan. Seperti Yakub yang awalnya tawar hati, tetapi setelah melihat apa yang dikatakan oleh Yusuf dan apa yang sudah ia tunjukkan, harapan ketemu Yusuf semakin besar. Begitu juga dengan kita, apakah kita sudah melihat ada secercah harapan yang akan menolong  semangat dan kepercayaannya kita kembali pulih? Ingat jangan putus harapan, sebab dengan memiliki pengharapan kita makan mampu bertindak dengan penuh keberanian (2 Kor 3:12).

Lopait, 25 Maret 2026  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Yakub Bertemu Firaun dan Ajalnya Kian Dekat serta Kebijakan Yusuf - Kejadian 47

  Kejadian 47 Ketika bertemu dengan Firaun, pernyataan Yusuf tentang pekerjaan apa yang mereka lakukan selama ini akhirnya ditanyakan Fira...