![]() |
| Kejadian 41 |
Dua
tahun bukan waktu yang singkat bagi Yusuf saat dia ada dalam penjara. Tapi itu
waktu yang pas bagi Yusuf untuk bisa bertemu dengan Firaun. Sang juru minum
raja yang sempat ia ketemu waktu dalam penjara akhirnya menyampaikan bahwa ada
satu orang yang hebat yang mampu menterjemahkan arti mimpi dan menjadi
kenyataan.
Di
usia 30 tahun, saat Firaun bermimpi dua kali tentang akan adanya bencana
kelaparan yang bukan hanya terjadi di Mesir bahkan seluruh dunia juga akan
mengalaminya. Butuh orang bijak yang berpengetahuan hebat bagaimana sistem
logistik penyimpanan makanan yang terbaik sehingga mampu bertahan hingga lebih
dari 14 tahun? Bagaimana melibatkan seluruh kota-kota di Mesir terlibat dalam
proyek ini? Kemudian sistem pendistribusian yang akan bisa melayani seluruh
permintaan yang bakal datang selama kurang lebih 7 tahun masa kelaparan? Proyek
ini tentu bukan penanganan proyek yang bisa dilakukan sambil lalu saja. Yusuf
butuh hikmat Tuhan dalam mengelola ini.
Dalam
peta perjalanan Yusuf selalu memberi yang terbaik dalam segala hal, bahkan
dampak yang diberikan selalu extra ordinary impact. Hal itu dibuktikan dan dirasakan
bukan hanya oleh Potifar juga dirasakan oleh Kepala Penjara. Setelah melakukan
atau melewati itu semua, yang bahkan memiliki identitas sebagai budak dan
menjadi narapidana, tentang tanggung jawabnya dalam proyek pembentukan Tuhan
itu, Yusuf selalu setia dan mengerjakannya dengan sukaciita.
Sehingga
tidak heran ketika nasihatnya kepada raja Firaun untuk mengatasi persoalan
mimpi meskipun baru tahap mimpi, Yusuf tidak main-main. Dimana mimpi raja yang
pertama tujuh ekor lembu kurus yang memakan tujuh ekor lembu gemuk. Lanjut
dengan yang kedua, tujuh bulir gandum yang kurus dan layu menelan tujuh bulir
gandum yang gemuk. Sekalipun sudah memakan atau menelannya tak ada perubahan
bentuk lembu kurus maupun bulir gandum tersebut.
Kegelisahan
Firaun tentang mimpi itu, dan pengalaman si juru minum raja yang pernah
dipenjara bersama dengan Yusuf, akhirnya mempertemukan Yusuf dengan Firaun.
Status dan identitasnya yang lama berubah dari tahanan menjadi orang nomor dua
tertinggi di Mesir. Yang jadi pembeda antara Firaun dan Yusuf adalah tahtanya
Firaun. Selain itu semua sama, bahkan seluruh orang di Mesir, bukan hanya
tunduk dan hormat, seluruh pergerakan orang Mesir tidak boleh tanpa
sepengetahuannya Yusuf.
Firaun
juga memberikan istri, putri seorang imam di On, yakni Asnat, anak Potifera.
Kurang lebih selama 7 tahun masa kelimpahan, dua orang anak sudah lahir
dipangkuannya Yusuf. Yakni Manasye sebagai anak sulung yang artinya Allah telah
membuat aku lupa sama sekali tentang kesukaranku dan kepada rumah bapaku.
Kemudian Efraim anak kedua yang artinya, ‘Allah membuat aku mendapat anak dalam
negeri kesengsaraanku’.
Akhirnya
tiba tahun kelaparan, semua orang orang datang kepada Firaun untuk solusinya.
Firaun mengatakan silakan datang kepada Yusuf atau Zafnat-Paaneah yang artinya
Tuhan bicara dan Tuhan Hidup untuk segala persoalan mereka. Bukan hanya orang
Mesir, seluruh dunia datang kepadanya untuk bisa mendapatkan bahan makanan yang
sudah habis dimana-mana. Karena tak ada panen lagi.
Apa
makna perikop ini bagi kita? Pertama, sabar dalam prosesnya Tuhan, sekalipun
identitas kita menjadi budak atau bahkan narapidana, ingat untuk selalu memberi
yang terbaik, miliki sikap yang rendah hati serta suka menolong orang lain. Ini
cara kita untuk bisa diangkat ke level yang lebih tinggi lagi. Tinggal tunggu
waktunya Tuhan saja.
Kedua, tetap belajar meskipun kita berada di suatu
yang sulit. Artinya tidak berdiam diri saja tanpa mengembangkan kapasitas besar
yang mungkin sudah Tuhan persiapkan bagi kita sebelumnya. Seperti Yusuf yang
secara tidak sengaja akhirnya belajar bagaimana sistem pasok dan sistem
distribusi makanan yang ada sehingga semua berjalan dengan sangat baik, tidak
ada kekacauan. Karena bisa dipastikan orang lapar akan sulit diajak berpikir
dan tertib. Sistem yang dibuat Yusuf memungkinkan semua berjalan dengan sangat
baik. Pertanyaannya akankah kita mau seperti Yusuf yang terus belajar dan
mengembangkan dirinya?
Lopait,
20 Maret 2026

Tidak ada komentar:
Posting Komentar