Yakub Dapatkan Istri dan Anak - Kejadian 29
![]() |
| Kejadian 29 |
Kitab Hosea yang hidup di zaman saat Israel terbagi dua, yakni zaman kepemimpinan Uzia sebagai Raja Yehuda dan Yerobeam bin Yoas sebagai raja Israel, memberikan pengajaran kepada orang Israel, memberikan peringatan bahkan memberikan tanda-tanda serta seakan mengulang kisah sejarah bangsanya, khususnya tentang Yakub. Hosea 12:12 dituliskan ‘Yakub melarikan diri ke tanah Aram, dan Israel memperhambakan diri untuk mendapat istri, ya untuk mendapat istri ia menjadi gembala’.
Penjelasan Hosea sesuai dengan perikop ini. Setelah melewati peristiwa Betel dalam hidupnya, ia akhirnya sampai di Haran. Persis saat hambanya Abraham datang mencari istri bagi Ishak di sumur, begitu juga dengan Yakub, bisa menemukan Rahel yang rajin dan membawa domba-dombanya untuk minum di sumur. Yakub menolong untuk menggulingkan batu dari mulut sumur dan memberikan minum kambing dombanya.
Dia cantik parasnya, elok sikapnya, dan rajin, membuat Yakub terpana melihatnya. Bahkan sampai 7 tahun, bagi Yakub dianggap seperti beberapa hari saja, karena cintanya kepada Rahel (Kejadian 29:20). Tetapi ketika tiba kesudahannya untuk menikahi Rahel, mertuanya, Laban justru mengganti Rahel dengan kakaknya, yakni Lea. Laban menyampaikan alasannya yakni menurut tradisi, tidak baik menikahi adiknya dahulu baru kakaknya (Kejadian 29: 26). Dia juga meminta tetap melanjutkan 7 hari perkawinan dengan Lea, barulah Rahel diberikan. Itupun dengan harus bekerja selama 7 tahun lagi untuk bisa secara resmi dapatkan Rahel sebagai isterinya.
Meskipun ditipu, Yakub tetap bertanggungjawab, tidak marah atau menolak, untuk kerja kembali selama 7 tahun berikutnya. Dan ada bonus tambah dua istri lagi dari dua budak yakni Lea yang bernama Zilpa, kemudian budak Lea yang bernama Bilha. Sehingga Yakub punya 4 istri yang akan meneruskan berkat keturunan sesuai dengan Janji Allah kepada Abraham dan keturunannya.
Karena pilih kasih antara Lea dan Rahel, Rahel yang begitu dicintai sama Yakub, sementara Lea tidak, Tuhan melihat dan akhirnya membuat Rahel mandul sejenak sementara rahimnya Lea Tuhan buka melahirkan 4 anak pertama langsung dalam perikop ini. Anak sulung yang bernama Ruben yang berarti Tuhan telah memperhatikan kesengsaraanku. Kedua bernama Simeon yang berarti sesungguhnya Tuhan telah mendengar bahwa aku tidak dicintai, lalu diberikan-Nya anak. Ketiga, Lewi yang berarti suamiku akan lebih erat kepadaku, karena telah melahirkan 3 orang anak. Keempat, Yehuda yang berarti aku bersyukur kepada Tuhan. Setelah keempat anaknya ini, ia tidak melahirkan lagi.
Apa makna dari perikop ini bagi kita? Pertama, kriteria istri atau suami yang baik adalah mereka yang punya kepribadian serta karakter yang baik. Seperti sikap Rahel, meskipun dia seorang perempuan cantik tapi mengambil beban kerja seorang pria. Dia rajin, bahkan tidak takut kulitnya hitam karena sering menggembalakan kambing dan domba. Yakub juga menunjukkan sikap yang bertanggungjawab, meskipun ditipu sama mertuanya, ia tetap mengerjakan apa yang menjadi tugasnya, tidak asal-asalan apalagi mengeluh.
Kedua, hati-hati dengan yang namanya pilih kasih. Jika Tuhan melihat kita lebih mengasihi yang satu dibandingkan yang lain, bisa-bisa orang atau anak yang tidak kita kasihi justru lebih berhasil hidupnya. Dalam konteks Yakub yang lebih mengasihi Rahel, justru mengakibatkan dia mandul sejenak. Pilih kasih juga biasanya jadi sumber permasalahan dalam keluarga. Jika dalam konteks kita, lebih memilih mengasihi orang tua dengan memberikan sesuatu kepada mereka dengan diam-diam, tanpa sepengetahuan istri, itu bisa jadi biang masalah. Begitu juga sebaliknya. Menjaga keharmonisan itu penting, sehingga kita menjadi keluarga yang diberkati.
Lopait, 5 Maret 2026

Komentar
Posting Komentar