Pintu Gerbang Surga-Betel - Kejadian 28

 

Kejadian 28


Selain perikop ini, tentang pintu gerbang surga dimana malaikat Allah turun naik sempat disampaikan oleh Tuhan Yesus sendiri. Saat Yesus berjumpa dengan Natanael, Dia berkata bahwa Natanael akan melihat hal-hal yang lebih besar dan dan ia sendiri akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia, karena ia percaya kepada Yesus (Yohanes 1:51). Bahkan Tuhan Yesus-pun mengatakan bahwa Natael seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan dalamnya (Yohanes 1:47).

Menghadirkan sorga di bumi ternyata ada kaitannya dengan memperoleh istri. Di awal perikop ini, bagaimana Ishak meminta dengan sangat untuk mencari istri dari  rumah saudara ibunya di Padan-Aram. Tidak boleh meniru kakaknya Esau mengambil istri dari tanah Kanaan. Pada saat Esau melihat bagaimana Ishak memberkati Yakub adiknya, dan pergi ke rumah pamannya, Esau baru sadar papa dan mamanya sama sekali tidak suka dengan dua istrinya yang sekarang yakni Yudit dan Basmat. Kemudian pergi mengambil istri lagi dari keturunan Ismail, yakni Mahalat, adiknya Nebayot.

Yakub juga saat menjalankan misi dari papanya untuk mengambil istri dari keturunan Terah, anak pamannya, Laban, di tengah jalan saat dia sedang tertidur, Allah menjumpainya dan berdiri disampingnya. Yakub melihat bagaimana tangga yang ujungnya sampai di langit, dan bagaimana malaikat Allah turun naik. Menyampaikan berkat yang sama kepada Kakeknya Abraham, dan papanya, Ishak, tentang keturunannya akan seperti debu tanah banyaknya, mengembang ke sebelah timur, barat, utara dan selatan, dan oleh keturunannya semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.

Kemudian Yakub-pun langsung mendirikan mezbah disitu dan menamainya Betel. Dia-pun bernazar jika ia berhasil dan kembali dengan selamat ke rumah papanya di Kanaan, maka Tuhan akan jadi Allahnya. Permintaan Yakub-pun tidak macam-macam kepada Tuhan, yakni meminta perlindungan Tuhan di tiap jalan yang sedang ditempuh, dan ada roti dan pakaian itu cukup baginya.

Apa makna dari perikop ini? Pertama, untuk menghadirkan sorga di bumi, pilihlah pasangan yang tepat dan itu sudah pasti pasangan yang sudah Tuhan siapkan. Jika salah memilih pasangan, bisa dipastikan yang ada dalam rumah itu hanya pertengkaran, konflik, salah paham dan banyak hal yang tidak menyukakan hati. Artinya bukan menghadirkan sorga di bumi mahlah menghadirkan neraka setiap saat ada dalam rumah.

Kedua, seperti permintaan Yakub yang sederhana asal Tuhan sertai dan lindungi disetiap perjalanan yang ada, kemudian cukup makanan dan pakaian, maka itu sudah menjadi berkat setiap saat bagi kita. Percaya seperti percayanya Natanael kepada Yesus, tidak ada tipu daya akan menurunkan berkat Allah yang luar biasa dari sorga.

Lopait, 4 Maret 2026

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Allah Sang Pencipta Kita Lewat Ciptaannya- Kejadian 1

Kejatuhan Manusia - Kejadian 3

Abraham dan Abimelekh- Pengulangan Kesalahan yang Sama - Kejadian 20